Maafkan aku karena menjadikanmu bagian dari sepenggal cerita yang tak semestinya ada… sepenggal kisah yang tertulis begitu saja tanpa logika fikiran menurut mata orang lain. Tapi bukankah kisah itu tertulis bukan karena kepala, melainkan karena hati yang menggerakkannya, begitu jujur dan polos. Aku tahu kalau semestinya ini tidak semestinya, tapi tiap petak hati ini tak mampu berbohong bahwa ada rindu yang tersimpan untukmu dipagi, malam, sore, siang, disetiap waktu, dan disetiap ruang-ruang dimensi jagad raya ini.
Ya mungkin begini saja baiknya, kehidupan akan selalu menemukan jalannya, begitupun dengan kisah ini.
Ingat, jadikan setiap kebersamaan kita menjadi moment yang tak terlupakan, hingga saat kita tak bersama kita masih tetap bersama dalam satuan-satuan moment tak terlupakan.
UnTukmu, BuaTmu




